Keutamaan Shoum (Puasa)


بسم الله الرحمن الرحيم

Keutamaan Shoum (Puasa)

Segala puji bagi Alloh yang telah menjadikan romadhon sebagai syahrush shiyaam yaitu dikenal oleh kita adalah bulan puasa, ibadah ini adalah yang sangat istimewa, dan mempunyai keutamaan-keutamaan yang banyak. Berikut ini akan diungkapkan diantara keutamaan-keutamaannya.

1. Shoum adalah tameng

Al Imam Bukhori meriwayatkan dari Abu Huroiroh -semoga Alloh merindhoinya- bahwa Rosululloh -sholallohu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

(( الصيام جنة، فإذا كان أحدكم صائما فلا يرفث ولا يجهل، وإن امرؤ قاتله أو شاتمه فليقل : إني صائم ، مرتين ، والذي نفسي بيده لخلوف فم الصائم أطيب عند الله تعالى من ريح المسك ، يترك طعامه وشرابه وشهوته من أجله ، الصيام لي وأنا أجز به ، والحسنة بعشر أمثالها )).

Artinya:

“Shiyam adalah tameng, maka jika salah seorang dari kalian sedang shoum maka janganlah berkata-kata kotor, dan jangan pula berlaku bodoh, apabila seseorang memeranginya atau mencelanya, maka katakanlah: Saya sedang shoum, dua kali. Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya sesungguhnya bau mulut orang yang sedang shoum itu lebih wangi di sisi Alloh تعالى dari pada aroma kesturi, dia meninggalkan makanannya, minumannya, dan syahwatnya untuk-Ku, shoum adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat”. [HR Bukhori (1894)]

2. Bau mulut orang yang shoum lebih wangi daripada aroma kesturi. Lihat hadits di atas.

3. Balasan pahala shoum tidak terhingga. Lihat hadits di atas.

4. Shoum adalah penghapus dosa.

Al Imam Bukhori meriwayatkan dari Hudzaifah -semoga Alloh meridhoinya- dia berkata: ‘Umar -semoga Alloh meridhoinya- berkata: Siapa yang hafal satu hadits dari Nabi -sholallohu ‘alaihi wa sallam- tentang fitnah? Hudzaifah berkata: Aku mendengar beliau bersabda:

(( فتنة الرجل في أهله وماله وجاره ، تكفرها الصلاة والصيام والصدقة ))

Artinya:

“Fitnahnya seorang laki-laki adalah pada keluarga, harta, dan tetangganya. Akan menghapus fitnah tersebut adalah sholat, shoum, dan sodaqoh”. [HR. Bukhori (1895)]

5. Orang-orang yang shoum akan masuk surga melalui pintu khusus yaitu Royyaan.

Al Imam Bukhori juga meriwayatkan dari Sahl -semoga Alloh meridhoinya- dari Nabi -sholallohu ‘alaihi wa salam- beliau bersabda:

(( إن في الجنة بابا يقال له الريان ، يدخل منه الصائمون يوم القيامة ، لا يدخل منه أحد غيرهم ، قال : أين الصائمون ، فيقومون ، لا يدخل منه أحد غيرهم ، فإذا أغلق فلم يدخل منه أحد )).

Artinya:

“Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pintu yang disebut Royyaan, orang-orang yang shoum akan masuk melalui pintu tersebut pada hari qiyamat, tidak ada seorangpun selain mereka. Mereka diseru: Mana orang-orang yang shoum?, maka mereka berdiri dan tidak ada seorangpun selain mereka yang masuk melaluinya, jika mereka telah masuk maka dikuncilah pintu tersebut, dan tidak seorangpun selain mereka yang masuk melaluinya”. [HR Bukhori (1896), dan Muslim (1152)]

6. Orang-orang yang shoum mendapatkan dua kebahagiaan.

Rosululloh -sholallohu ‘alaihi wa salam- bersabda:

(( للصائم فرحتان يفرحهما ، إذا أفطر فرح ، وإذا لقي ربه فرح بصومه ))

Artinya:

“Orang yang shoum akan mendapatkan dua kebahagiaan, jika dia berbuka maka dia berbahagia, dan jika dia bertemu dengan Alloh maka dia berbahagia dengan shoumnya”. [HR Bukhori (1904) dari Abu Huroiroh]

7. Shoum akan memberikan syafa’at bagi pelakunya.

Rosululloh sholalloh ‘alaihi wa salam bersabda:

(( الصيام والقرآن يشفعان للعبد يوم القيامة , يقول الصيام : أي رب منعتُه الطعام والشهوة فَشَفِّعْنِي فيه , ويقول القرآن : منعتُه النوم بالليل فَشَفِّعْنِي فيه , قال : فيشفعان )).

Artinya:

“Shiyam dan al Qur’an akan memberikan syafa’at pada seorang hamba pada hari qiyamat. Shiyam berkata: ‘Wahai Rob, aku menahannya dari makanan dan syahwat maka izinkan aku memberikan syafa’at padanya’. Al Qur’an berkata: ‘Aku menahannya dari tidur pada malam hari maka izinkan aku memberikan syafa’at padanya’. Dia berkata: Maka keduanya memberikan syafa’at”. [HR. Ahmad (6626) dan Hakim (1994), dia berkata: Shohih sesuai syarat Muslim, Al Mundziri berkata dalam At Targhib wat Tarhib : Diriwayatkan oleh Ahmad dan At Thobroni dalam Al Kabir dan rijalnya dijadikan hujjah di dalam kitab Ash Shohih.]

8. Orang yang sedang shoum mempunyai do’a yang tidak akan ditolak.

Rosululloh -sholallohu ‘alaihi wa sallam- :

(( للصائم عند فطره لدعوة ما ترد ))

Artinya:

“Orang yang shoum mempunyai do’a yang tidak akan ditolak”. [HR. Ibnu Majah (1752), Muhammad Abdul Baqi berkata: Di dalam Az Zawaid : Isnadnya shohih]

Demikianlah diantara keutamaan shoum, mudah-mudahan dapat menambah semangat kita dalam menjalankan ibadah shoum bulan romadhon ini.

Wallohu a’lam.

Karawang, Jum’at 25 Sya’ban 1431 H/ 6 Agustus 2010 M

Abu Shiddiq Ahmad Sobari Asy Syirbuni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s