Keutamaan Qiyamur Romadhon (Sholat Tarowih)


بسم الله الرحمن الرحيم

Keutamaan Qiyamur Romadhon (Sholat Tarowih)

Diantara keistimewaan bulan romadhon adalah adanya ibadah qiyam romadhon atau lebih populer di kita adalah sholat tarowih. Masjid-masjid penuh pada malam-malam bulan romadhon, dan tidak seperti biasanya yang terkadang sangat sepi. Rosululloh صلى الله عليه وسلم telah menjelaskan keutamaan qiyamur romadhon dalam beberapa sabdanya, diantara keutamaannya adalah sebagai berikut:

1. Penghapus dosa-dosa yang telah lalu

عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال : من قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

Artinya :

Dari Abu Huroiroh, bahwa Rosululloh صلى الله عليه وسلم bersabda: “Barangsiapa yang melakukan qiyamur romadhon dengan penuh keimanan dan berharap apa yang ada di sisi Alloh maka Alloh akan mengampuninya dosa-dosa yang telah lalu”. [HR. Al Bukhori (37), Muslim (759), Abu Dawud (1373), An Nasa’i (1601), At Tirmidzi (813), dll. ]

Di dunia ini tidak ada manusia yang terlepas dari dosa dan kesalahan, dengan qiyamur romadhon mudah-mudahan kita semua diampuni segala dosa dan kesalahan kita semua. Hal ini akan kita dapatkan apabila memenuhi persyaratan-persyaratannya sebagaimana tercantum dalam hadits, yaitu:

–          Melakukannya dengan penuh keimanan kepada Alloh تعالى, bukan karena yang lain.

–          Ikhlas yaitu hanya berharap kepada Alloh تعالى. Sebagaimana tercantum dengan tegas dalam hadits di atas.

2. Sholat bersama imam sampai selesai maka dihitung sholat semalam penuh.

Rosululloh صلى الله عليه وسلم bersabda :

إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الْإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ قِيَامَ لَيْلَةٍ

Artinya :

“Sesungguhnya siapa yang sholat bersama imam sampai selesai maka Alloh akan menulisnya sholat satu malam penuh”.  [HR. An Nasa’i (1604), At Tirmidzi (811), Ibnu Majah (1327), Ibnu Khuzaimah dalam Shohihnya (2020), Ibnu Hibban (2547), dll. Dishohihkan oleh Al Albani dalam beberapa tempat]

Sunnah yang inipun banyak diantara kaum muslimin yang meninggalkannya, mereka banyak yang tidak sampai selesai mengikuti imam. Padahal di dalamnya ada keutamaan yang luar biasa, yaitu dicatat sholat malam semalam penuh. Kalau kita ditanya sanggupkah sholat malam semalam penuh maka kita akan menjawab tidak sanggup. Maka inilah kesempatan yang Alloh Ta’ala berikan untuk kita agar kita mudah untuk meraih sesuatu yang pada hari biasa diluar romadhon tidak dapat kita raih.  Wallohu a’lam.

Karawang, 2 romadhon 1431 H

Abu Shiddiq Ahmad Sobari Asy Syirbuny

4 thoughts on “Keutamaan Qiyamur Romadhon (Sholat Tarowih)

  1. Dari Ali bin Abi Thalib r.a. bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda;

    Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.

    Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika
    keduanya mukmin.

    Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat”.

    Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).

    Pada malam kelima, Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.

    Pada malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.

    Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.

    Pada malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin a.s.

    Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allag Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi SAW.

    Pada Malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.

    Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.

    Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.

    Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.

    Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.

    Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.

    Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.

    Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.

    Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.”

    Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.

    Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).

    Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.

    Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.

    Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.

    Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.

    Pada malam kedua puluh lima, Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.

    Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.

    surga, mandilah dari iar Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku” (HR Majalis).yang saya tanyakan bagaimana derajat hadist tersebut ? terima kasih

    • Terlihat dengan jelas bahwa hadits yang panjang ini adalah dusta terhadap Nabi صلى الله عليه وسلم , karena beliau hanya melaksanakan tarowih/qiyamur romadhon tiga hari berturut-turut dan tidak sampai lebih dari itu, baru kemudian dihidupkan oleh Umar bin Khothob رضي الله عنه . Dan tidak seorangpun dari para pemilik kitab-kitab hadits yang mu’tabar meriwayatkannya. Berhati-hatilah dengan kedustaan-kedustaan atas nama Nabi صلى الله عليه وسلم . Kedudukan hadits ini juga pernah ditanyakan di markaz fatwa islamweb.net. Dan markas menjelaskan bahwa hadits di atas adalah kedustaan. Lihat di : http://www.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=126546

      Wallohu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s