Antisipasi Islamopobia, Negara Bagian Jerman Resmi Ajarkan Islam di Sekolah


Antisipasi Islamopobia, Negara Bagian Jerman Resmi Ajarkan Islam di Sekolah

Negara bagian Jerman Lower Saxony akan mulai memasukkan kurikulum inti sekolah-sekolah mereka termasuk mengajarkan Islam sebagai bagian dari sebuah inisiatif untuk melawan meningkatnya sentimen anti-Islam di Eropa.

Dr. Bernd Althusmann, Menteri Pendidikan di negara barat laut Lower Saxony, mengumumkan bahwa sekolah-sekolah di negara bagian itu akan mulai mengajarkan pendidikan Islam dalam kurikulum utama mereka, lapor surat kabar berbasis di London Asharq al-Awsat melaporkan Kamis hari ini (16/9).

“Saya pikir kami akan dapat memulai pelaksanaan pengajaran Islam pada tahun akademik berikutnya,” kata Althusmann selama kunjungannya ke sebuah sekolah dasar di kota Hanover di mana ia menghadiri kelas pendidikan Islam.

Untuk saat ini, pendidikan Islam tidak melampaui model beberapa percobaan di 42 sekolah di Lower Saxony. Hampir 2.000 siswa Muslim di sekolah-sekolah saat ini mendapatkan pendidikan Islam di negara bagian Jerman tersebut.

Inisiatif pengajaran Islam ini dipicu oleh gelombang sentimen anti-Islam, terutama dengan pembentukan sebuah partai baru Jerman yang meniru sebuah partai konservatif Belanda yang dipimpin oleh tokoh kontroversial Geert Wilders dengan film Fitna nya yang telah membuat umat Muslim marah di seluruh dunia.

Partai baru, yang disebut Freedom, didirikan oleh anggota parlemen asal Berlin René Stadtkewitz yang diusir dari partainya Angela Merkel Uni Demokratik Kristen karena pandangannya terhadap Islam dan atas tindakannya yang telah mengundang Geert Wilders untuk memberikan pidato di Berlin.

Stadtkewitz (45 tahun), mengatakan bahwa Islam adalah alasan mengapa imigran gagal untuk mengintegrasikan diri ke dalam masyarakat Jerman karena penolakannya terhadap pandangan yang berbeda.

“Islam bukan hanya agama, tapi juga sistem politik. Islam tidak toleran terhadap orang-orang yang berpikir secara berbeda, ” katanya dalam sebuah pernyataan.(fq/aby)

Sumber : www.eramuslim.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s