10 Kunci tadabbur Al-Qur’an & sukses dalam hidup

بسم الله الرحمن الرحيم

Pendahuluan

  • Al-Qur’an dan Kehidupan

Al-Ustadz DR. Nasir Al-Umar mengatakan, ‘Sesungguhnya Al-Qur’an adalah kehidupan jika manusia itu berakal, karena hidup yang hakiki adalah yang berjalan sesuai dengan manhaj Al-Qur’an, jika tanpa manhaj Al-Qur’an maka bukanlah hidup walaupun manusia melihatnya seperti hidup, Alloh Ta’ala berfirman :

{ أَوَمَنْ كَانَ مَيْتاً فَأَحْيَيْنَاهُ وَجَعَلْنَا لَهُ نُوراً يَمْشِي بِهِ فِي النَّاسِ كَمَنْ مَثَلُهُ فِي الظُّلُمَاتِ لَيْسَ بِخَارِجٍ مِنْهَا كَذَلِكَ زُيِّنَ لِلْكَافِرِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ } (الأنعام:122)

Artinya :

“Dan apakah orang yang sudah mati kemudian Dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu Dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan”. (Al-An’aam:122)

Lanjutkan membaca “10 Kunci tadabbur Al-Qur’an & sukses dalam hidup”

Keutamaan Halaqoh Tadarus Al-Qur’an

بسم الله الرحمن الرحيم

Keutamaan Halaqoh Tadarus Al-Qur’an

ilustrasi dari http://www.lojainiat.com

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ” وما اجتمع قوم في بيت من بيوت الله يتلون كتاب الله ويتدارسونه بينهم إلا نزلت عليهم السكينة وغشيتهم الرحمة وحفتهم الملائكة وذكرهم الله فيمن عنده “.

Dari Abu Huroiroh رضي الله عنه  , dia berkata, ‘Rosululloh صلى الله عليه وسلم bersabda : “Dan tidaklah satu kaum berkumpul dalam satu rumah dari rumah-rumah Alloh, mereka membaca Kitabulloh dan saling mempelajarinya diantara bereka, kecuali ketenangan akan turun kepada mereka, kasih sayang akan menyelimuti mereka, malaikat akan menaungi mereka, dan Alloh akan menyebutkan mereka di tengah makhluq yang ada di sisi-Nya”. (HR. Muslim no.7028, Ibnu Majah no.225, Ahmad no.7421)

Yang dimaksud rumah Alloh Ta’ala adalah masjid sebagaimana firman Alloh Ta’ala dalam Al-Qur’an :

(فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَن تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ) (النور : 36 )

Artinya :

“Bertasbih kepada Alloh di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang”. (An-Nuur:36)

Menurut Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin رحمه الله membaca Kitabulloh itu ada tiga macam:
Lanjutkan membaca “Keutamaan Halaqoh Tadarus Al-Qur’an”

Benarkah kita kembali suci pada ‘idhul fithri?

بسم الله الرحمن الرحيم

Benarkah kita kembali suci pada ‘idhul fithri?

Kebanyakan dari kaum muslimin di negeri kita memaknai ‘idhul fithri dengan kembali suci, padahal kalau kita kembalikan pada asal katanya dalam bahasa arab maka ini adalah sebuah kesalahan. Dan tidak jarang juga para da’i dan khotib ikut dalam kesalahan ini. Jadilah kesalahan ini diterima secara turun-temurun dari generasi ke genarasi di negeri ini.

Lanjutkan membaca “Benarkah kita kembali suci pada ‘idhul fithri?”

I’tikaf

بسم الله الرحمن الرحيم

I’tikaf

Tak terasa kita telah berada dipertengahan bulan romadhon, maka sebentar lagi kita akan memasuki sepuluh akhir di bulan yang penuh barokah ini. Diantara sunnah Rosul صلى الله عليه وسلم pada sepuluh akhir bulan romadhon adalah i’tikaf di masjid. Apakah i’tikaf di masjid itu?

I’tikaf secara bahasa adalah berdiri di atas sesuatu. Sedangkan secara syar’i tinggal yang dikhususkan. [1] Lanjutkan membaca “I’tikaf”

Romadhon bulan kedermawanan

بسم الله الرحمن الرحيم

Romadhon bulan kedermawanan

عن ابن عباس قال : كان رسول الله صلى الله عليه و سلم أجود الناس وكان أجود ما يكون في رمضان حين يلقاه جبريل وكان يلقاه في كل ليلة من رمضان فيدارسه القرآن فلرسول الله صلى الله عليه و سلم أجود بالخير من الريح المرسلة .

Artinya:

“Dari Ibnu ‘Abbas –rodhiyallohu ‘anhu- dia berkata : Rosululloh صلى الله عليه وسلم adalah manusia yang paling dermawan, dan beliau paling derma adalah dalam bulan romadhon ketika Jibril menemuinya, jibril menemuinya setiap malam bulan romadhon kemudian mengajarkannya Al Qur’an. Rosululloh صلى الله عليه وسلم lebih derma terhadap kebajikan daripada angin yang berhembus”. [HR. Al Bukhori (6, 1902, 3220, 3554, 4997), Muslim (2308), An Nasa’i (2094), Ahmad (2616), Al Baihaqi (8298-Sunan Al Kubro)]
Lanjutkan membaca “Romadhon bulan kedermawanan”