Bersatunya kaum muslimin dalam shoum dan ‘idhul fithri adalah tuntutan syar’i dan penjelasan bagaimana agar hal tersebut terwujud

Setiap muslim menginginkan persatuan dalam segala bidangnya karena persatuan kaum muslimin adalah kekuatan yang sangat ditakuti oleh musuh-musuhnya, termasuk dalam perkara-perkara yang berkaitan langsung dengan ibadah. Hanya satu yang dapat menyatukan kaum muslimin yaitu kembalinya mereka pada diinul islam sebagaimana diyakini dan dipraktekkan oleh Rosul dan para sahabatnya. Ketika ada diantara kaum muslimin mengambil selain jalan mereka maka itulah yang akan mengoyak dan menjauhkan kaum muslimin dari persatuan.

Dan diantara yang diidam-diidamkan oleh kaum muslimin adalah persatuan mereka dalam penetapan awal shoum romadhon dan akhirnya atau ‘idhul fithri. Apabila mereka berpegang dengan petunjuk Rosul dan para sahabatnya maka insya Alloh persatuan itu akan mudah terwujud, yaitu dengan menggunakan ru’yatul hilal atau menyempurnakan bilangan bulan jika tidak ada yang melihat hilal. Namun diantara kaum muslimin ada yang menggunaka metode lain atau jalan lain selain jalan dan petunjuk Rosul dan para sahabatnya maka terjadilah perbedaan-perbedaan diantara mereka sehingga sulit untuk bersatu.

Kemudian bagaimana cara agar persatuan itu terwujud kembali? Berikut ini adalah fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdulloh bin Baaz rohimahulloh ketika ditanya tentang persatuan dalam shoum dan ‘idhul fithri dan bagaimana menwujudkannya.

Lanjutkan membaca “Bersatunya kaum muslimin dalam shoum dan ‘idhul fithri adalah tuntutan syar’i dan penjelasan bagaimana agar hal tersebut terwujud”

Iklan